Tak Mau Kena Deja Vu, Kurniawan Kartika Ajie Berjuang Jadi Kiper Inti Arema Lagi  2

Tak Mau Kena Deja Vu, Kurniawan Kartika Ajie Berjuang Jadi Kiper Inti Arema Lagi 


BeritaBola.in, Malang – Kiper Arema, Kurniawan Kartika Ajie, bak mengalami deja vu. Ada kejadian pada musim lalu yang kembali terulang, yakni posisinya sebagai kiper utama Arema sedang goyah.

Pada pertandingan melawan Persela Lamongan (27/5/2019), dia harus duduk di bangku cadangan. Sementara Utam Rusdiana jadi kiper pilihan pertama.

Kejadian ini sama seperti musim lalu. Ajie sempat jadi pemain inti Arema dalam turnamen pramusim hingga dua laga pertama di kompetisi resmi. Setelah itu, dia jadi penghangat bangku cadangan.

“Sempat merasa trauma. Kondisinya sama seperti musim lalu. Mulai dari pramusim sampai awal kompetisi,” kata Ajie.

Tetapi, kiper 23 tahun asal Balikpapan ini mengaku sudah ada yang menenangkannya dari rasa trauma itu. Itu adalah sang istri, Momiq Tya, yang dinikahinya pada Mei 2019. Alhasil, mantan kiper Persiba Balikpapan ini tidak terlalu gelisah.

“Kalau dulu, bingung mau curhat ke siapa. Tapi, sekarang sudah ada istri,” imbuhnya.

Hanya, trauma itu tidak hilang begitu saja sebelum Ajie kembali dapat kesempatan bermain lagi sebagai kiper utama.

Peluang kembali ke starting eleven terbuka saat Arema menghadapi Tira Persikabo di Stadion Gajayana, Malang, Sabtu (29/6/2019). Dalam latihan Ajie beberapa kali dicoba jadi kiper tim utama. Jika itu terealisasi, trauma tersebut hilang dengan sendirinya.

Kebetulan Utam yang bermain di laga sebelumnya juga kebobolan dua gol. Sementara Ajie sudah kebobolan lima gol dalam dua pertandingan awal. 

Pelatih kiper Arema, Yanuar ‘Begal’ Hermansyah, sengaja membuat persaingan anak buahnya lebih sengit sehingga dalam latihan dan pertandingan, mereka harus selalu bersaing jadi yang terbaik.

“Sebelum kompetisi sudah disampaikan kalau semua kiper Arema punya peluang main yang sama. Dalam latihan mereka harus memperlihatkan progres yang bagus untuk dapat kesempatan main. Dan saat sudah bermain, harus menjaga performa agar tidak menurun,” jelas mantan pelatih kiper Persela Lamongan dan Persiwa Wamena ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *