PSS Keberatan dengan Penundaan Jadwal Pekan Keempat Shopee Liga 1 2

PSS Keberatan dengan Penundaan Jadwal Pekan Keempat Shopee Liga 1


BeritaBola.in, Sleman – PSS Sleman merasa keberatan dengan penundaan jadwal pekan keempat Shopee Liga 1 2019. Agenda uji coba Timnas Indonesia menjadi penyebab penundaan jadwal kompetisi yang baru berjalan tiga pekan itu.

Tim Super Elang Jawa seharusnya akan memainkan laga tandang di markas Madura United pada 14 Juni, dan diubah antara tanggal 27-28 Agustus 2019.

Adanya penundaan jadwal membuat PSS akan melakoni laga terdekat pada 24 Agustus menjamu PSM Makassar. Kemudian sepekan berselang menyambangi kandang Persib Bandung pada 31 Agustus.

CEO PSS, Viola Kurniawati menyebut, akibat penundaan pekan keempat, jadwal berikutnya menjadi sangat padat. Pemain akan kelelahan jika harus bertanding tiga kali dalam sepekan.

“Kami keberatan karena jelas pemain yang akan dirugikan. Jadwal bulan Agustus untuk PSS sangat padat, ditambah jika di antara tanggal 27-28 dilangsungkan laga melawan Madura. Sedangkan kami juga harus melakoni laga tandang ke Bandung untuk laga tanggal 31 Agustus. Tentu pemain akan kelelahan, suporter juga akan dirugikan jika mau mendukung PSS,” ungkap Viola seperti dikutip dari situs resmi klub PSS, Senin (3/6/2019).

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro menanggapi secara berimbang adanya jadwal yang berubah pada pekan selanjutnya. Menurutnya, terdapat sisi positif dan negatif dari adanya perubahan jadwal tersebut.

“Positifnya setelah libur lebaran kami ada waktu cukup lama untuk persiapan laga selanjutnya. Namun efek negatifnya, bulan Agustus kami mengalami jadwal sangat padat. Yang jelas harus dihadapi, daripada kalah WO,” ujar Seto Nurdiyantoro.

PSS Sleman untuk sementara berada di posisi lima besar Shopee Liga 1 2019 sampai pekan ketiga. Bagus Nirwanto dan kawan-kawan mengemas lima poin hasil menang atas Arema FC (3-1), dan dua kali bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang dan Persipura Jayapura. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *