Prediksi PSM Vs Madura United: Menang demi Final dan Pamor 2

Prediksi PSM Vs Madura United: Menang demi Final dan Pamor


Sementara Madura United datang ke Makassar dengan skuat yang masih dalam kondisi kelelahan. Sebab, Greg Nwokolo cs. baru menjalani pertandingan pada Kamis (27/6/2019). Mereka menang 2-1 atas Persebaya Surabaya dalam leg kedua perempat final Piala Indonesia 2018 di Stadion Gelora Madura, Pamekasan.

Situasi itu kurang menguntungkan buat Madura United. Apalagi, mereka juga bakal menghadapi jadwal padat. Tim asal Pulau Garam itu masih akan berjumpa PSM dalam dua laga berikutnya pada 4 Juli (Liga 1 2019) dan 7 Juli (Piala Indonesia 2018) dengan status tuan rumah.

“Bisa dilhat tanggal 30 Juni, 4 Juli, dan 7 Juli kami harus menghadapi PSM. Delapan hari tiga pertandingan. Mau tidak mau kami pasti rotasi, PSM pasti sama,” ucap Dejan Antonic, pelatih Madura United.

Laskar Sape Kerrrab juga tidak bisa memainkan dua pemain andalannya, Andik Vermansah dan Zulfiandi, yang selama ini bermain secara reguler. Andik mengalami cedera hamstring, sedangkan Zulfiandi terkena akumulasi kartu.

“Masih ada pemain lain. Saya percaya pada pemain siapapun itu. Kalau mereka mendapat kesempatan, pasti mereka akan memberikan yang terbaik. Pemain kami harus mendapat kesempatan dan kasih maksimal untuk tim,” kata Dejan Antonic.

Dejan tertantang untuk melanjutkan tren positif yang sudah dicatatkan timnya sejak pekan pertama Liga 1 2019. Madura United masih belum terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir secara beruntun.

Sama halnya PSM. Tim Juku Eja juga belum terkalahkan di Liga 1 2019. Hanya, mereka baru menelan kekalahan 1-2 dari Becamex Binh Duong dalam semifinal zona ASEAN Piala AFC 2019. Kekalahan itu membuat mereka tersingkir dari kompetisi tersebut.

“Pertandingan cukup panas. Kami akan bermain melawan tim punya tradisi dan suporter fanatik di Indonesia. Sebagai pelatih, saya memandang pertandingan ini bagus, karena punya materi pemain yang cukup bagus,” ujar Dejan.

“Saya melihat PSM di Piala AFC belum beruntung. PSM pasti fokus ke Piala Indonesia dan Liga 1. Kami harus waspada dengan permainan mereka,” imbuh pelatih berusia 50 tahun tersebut.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *