Persib Bandung Vs Bhayangkara FC, Posisi Robert Alberts Terancam? 2

Persib Bandung Vs Bhayangkara FC, Posisi Robert Alberts Terancam?


BeritaBola.in, Jakarta – Pelatih asal Belanda, Robert Rene Alberts, bukan muka baru di Liga Indonesia. Ia  membawa Arema Malang menjuarai Liga Super Indonesia 2009-2010. Pelatih berusia 64 tahun ini juga nyaris membawa PSM Makassar memenangi Liga 1 2018. Tapi, pada awal musim Liga 1 2019 bersama Persib Bandung, kiprahnya mengkhawatirkan.

Pasalnya, Persib baru satu kali meraih kemenangan, sekali kalah, dan tiga kali imbang dalam awal Liga 1 2019. Terakhir, Minggu, 30 Juni, di kandang sendiri, Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Persib dikalahkan Bhayangkara FC 2-1.

Robert tentu saja mengatakan kecewa dengan kekalahan timnya dari Bhayangkara pada pertandingan pekan keenam Liga 1 2019 itu.    Robert menilai Persib sudah bermain cukup baik, sehingga kekalahan pertama di kandang ini tidak pantas diterima oleh timnya. 

“Tentunya ini adalah hasil yang mengecewakan. Karena, kita semua tidak ingin kalah di kandang. Dan, sekali lagi, saya berpikir kita tidak pantas untuk kalah di pertandingan ini,” ujar Robert dalam sesi konferensi pers seusai laga, seperti dikutip dari persib.co.id.

Robert menulai Persib sempat mampu bangkit dengan mencetak gol balasan. Namun hal itu tak cukup, karena mereka gagal memanfaatkan momentum untuk mencetak gol kemenangan.

“Saya rasa pemain sempat mengalami peningkatan mentalitas di awal-awal kedua. Kita tampak lebih kuat dan membuat sejumlah peluang untuk mencetak lebih dari satu gol,” jelasnya.

Robert bertekad terus mengasah penyelesaian akhir lini serang timnya agar dapat mencetak gol lebih banyak di pertandingan selanjutnya.   Ia pun mempertanyakan keputusan wasit yang tidak memberikan hadiah penalti pada babak kedua saat Ezechiel N’douassel dijatuhkan di kotak terlarang.

“Tapi, yang menjadi tanda tanya besar kenapa kita tidak mendapatkan tendangan penalti saat Ezechiel dijatuhkan. Namun, itu memang bukan alasan kenapa kita kalah, karena kita harus lebih kuat dan lebih baik dalam penyelesaian akhir,” kata Robert.

Pelatih asal Belanda ini didatangkan Persib setelah ni memecat Miljan Radovic. Pelatih asal Montenegro dan juta mantan pemain Persib hanya sempat sebentar menangani Maung Bandung menyongsong musim Liga 1 2019.

Miljan Radovic diberhentikan Persib setelah tim Bandung ini dikalahkan Borneo FC pada perempat final Piala Indonesia. Sebelumnya, ia gagal meloloskan Persib dari fase grup Piala Presiden 2019.

Sebuah kompetisi seperti Liga 1 2019 masih panjang. Tapi, sejumlah pelatih sudah berguguran untuk meninggalkan klubnya karena inisiatif sendiri atau dipecat. Selain Radovic, ada Ivan Kolev, Jacksen F. Tiago, dan yang terakhir Luciano Leandro serta Aji Santoso.

Persib Bandung mencatat salah satu penampilan terburuk pada awal Liga 1 pada musim 2019 ini. Jika grafik penampilan mereka tak kunjung naik, Robert Rene Alberts bisa menemui nasib seperti Radovic dan kawan-kawan itu.



Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *