Persebaya Kirim Surat Protes ke PSSI terkait Wasit Setelah Ditekuk Madura United 2

Persebaya Kirim Surat Protes ke PSSI terkait Wasit Setelah Ditekuk Madura United


Beberapa pemain Persebaya sempat melakukan protes terhadap wasit akibat keputusan ini. Djanur dan asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro, menghampiri asisten wasit untuk melancarkan protes pula.

“Yang kasat mata adalah ketika pelanggaran (yang menimpa) Balde. Kami bisa berdebat apakah itu terjadi kotak penalti. Dari beberapa rekaman yang sudah muncul, pelanggaran itu memang terjadi di kotak penalti,” ucap Candra.

“Kalau misalnya pelanggaran itu tidak dikenai penalti sehingga tidak dihukum, sebenarnya itu merupakan pelanggaran satu melawan satu. Situasi peluang yang sangat besar harusnya malah kartu merah,” imbuh manajer berusia 42 tahun itu.

Meski melayangkan protes, hasil pertandingan tetap tidak berubah, Madura United tetap dianggap sebagai pemenang. Candra menyebutkan pihaknya memiliki target lain dengan upaya melakukan protes ini.

“Minimal publik dan seluruh pencinta sepak bola Indonesia tahu, seperti apa sepak bola kita. Ada yang harus diperbaiki,” ucap Candra.

Hasil ini menghentikan langkah Persebaya di Piala Indonesia 2018. Kedua tim bermain 1-1 pada leg pertama (19/6/2019). Madura United menang agregat 3-2 dan bakal berjumpa dengan PSM Makassar di semifinal 30 Juni dan 1 Juli 2019.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *