Pernyataan Resmi Persija Terkait Penundaan Final Leg Kedua Piala Indonesia 2

Pernyataan Resmi Persija Terkait Penundaan Final Leg Kedua Piala Indonesia


Insiden pelemparan bus yang ditumpangi skuat Persija Jakarta oleh oknum suporter di Makassar akhirnya berujung pada penundaan partai leg kedua final Piala Indonesia. Laga yang seharusnya dihelat pada Minggu (28/7) resmi ditunda oleh PSSI dan belum ditentukan tanggal penggantinya.

Insiden pelemparan bus Persija sendiri terjadi tepat setelah sesi latihan resmi tim di stadion Andi Matalatta kemarin (27/7) petang. Tak lama setelah insiden terjadi manajer Macan Kemayoran, Ardhi Tjahjoko sudah mengajukan keluhan ke perwakilan PSSI di Sulawesi Selatan.

Ardhi juga menawarkan solusi laga tunda atau laga tanpa penonton jika masih ingin dilanjutkan Minggu (28/7). Solusi itu disambut dengan baik oleh CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin yang mengklaim akan menjamin keamanan tim tamu. Namun tampaknya PSSI punya pandangan lain.

Kedua tim pun akhirnya menerima keputusan laga tunda dengan waktu yang belum ditetapkan. CEO Persija, Ferry Paulus, mengungkapkan kepentingan kedua tim untuk meraih slot AFC Cup 2020 tentu harus ditunjang dengan rasa aman saat menjalani pertandingan.

Baca Juga: Laman Resmi PSSI Umumkan Penundaan Laga Leg Kedua Final Piala Indonesia 2018/19

“Kami sangat menghormati keputusan PSSI menunda pertandingan final leg kedua karena kondisi keamanan. Ini adalah partai final Piala Indonesia, di mana juaranya akan mendapatkan slot AFC Cup tahun 2020. Jadi perlu dikemas sebaik mungkin demi menciptakan hiburan yang menarik dan enak ditonton. Persija sejatinya siap main di mana pun dan kapan pun,” ujar CEO Persija, Ferry Paulus



Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *