Khawatir Pemain Cedera, Arema Urungkan Uji Coba Melawan Persis 2

Khawatir Pemain Cedera, Arema Urungkan Uji Coba Melawan Persis


BeritaBola.in, Malang – Arema sempat berencana menggelar satu uji coba melawan klub Liga 2 pada akhir pekan ini di Stadion Gajayana, Malang. Tujuannya sebagai pengganti pertandingan Shopee Liga 1 2019 melawan PSM Makassar yang ditunda.

Namun, agenda itu diurungkan oleh tim pelatih Arema karena mereka khawatir pemainnya mengalami cedera. Padahal, manajemen Arema sudah berkomunikasi dengan kubu Persis Solo.

“Sudah ada pembicaraan dengan Persis Solo. Jika kick-off Liga 2 diundur, mereka siap beruji coba di Stadion Gajayana. Tapi, pelatih mengurungkannya. Akan diganti dengan internal game pada Senin depan (24/6/2019),” kata Ruddy Widodo, General Manager Arema.

Arema sudah menjalani uji coba melawan Arema U-21 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Minggu (16/6/2019).

Tetapi, uji coba tersebut ternyata tidak sesuai harapan karena Hamka Hamzah dkk. tidak mendapatkan banyak tekanan dan menang telak 8-2.

Dua gol yang lahir ke gawang Arema itu pun dicetak Titan Bagus, yang notabene pemain tim senior yang diperbantukan dalam uji coba tersebut.

“Idealnya untuk uji coba melawan tim Liga 2 dilangsungkan pekan lalu karena jaraknya ideal dengan pertandingan melawan Tira Persikabo. Tapi, kalau akhir pekan ini pelatih menganggapnya terlalu mepet. Jadi sudah diputuskan untuk menggelar internal game,” lanjutnya.

Dikonfirmasi terpisah, Pelatih Persis, Agus Yuwono, mengakui dia sempat membicarakan uji coba dengan Arema. Tetapi, saat ini dia masih menunggu kepastian jadwal Liga 2. Pada Sabtu (22/6/2019), mereka dijadwalkan melakoni laga perdana di kandang Mitra Kukar.

“Kalau pertandingan itu memang ditunda, ya kami siap uji coba ke Malang,” timpal Agus Yuwono.

Seperti diketahui, jadwal Liga 2 2019 masih bisa mundur karena belum mengantongi rekomendasi dari BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia).

Mayoritas tim peserta masih belum lolos verifikasi sehingga tim peserta kasta kedua sepak bola Indonesia tersebut juga masih menunggu keputusan resmi dari operator kompetisi. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *