Kepedihan Madura United 2 Kali Tersingkir di Fase Semifinal dalam 2 Turnamen 2

Kepedihan Madura United 2 Kali Tersingkir di Fase Semifinal dalam 2 Turnamen


Dua kegagalan di semifinal itu membuat skuat Laskar Sape Kerrab bersedih. Apalagi, mereka tersingkir saat leg kedua digelar di hadapan pendukung sendiri. Menyaksikan lawan merayakan lolos ke final di kandang sendiri, terasa menyakitkan.

“Saya tidak bisa bilang apa-apa, pemain sudah bekerja bagus. Kami sedikit kurang beruntung. Tim ini masih dalam proses secara bertahap supaya lebih kuat,” ucap pelatih berusia 60 tahun tersebut.

Kekalahan dari Persebaya masih bisa diterima oleh Dejan karena timnya kalah jumlah gol. Tetapi, kini, PSM lolos karena peraturan gol tandang, meski kedua tim sama-sama mencetak gol dalam dua pertandingan.

Satu gol PSM di markas Madura United memiliki nilai lebih dibanding gol lainnya. Sementara Laskar Sape Kerrab tak mampu mencetak gok saat bermain di kandang PSM.

“Kadang-kadang menerima hasil ini berat. Sepak bola jadi berat kalau hasil seperti ini (peraturan gol tandang). Kami tidak mau jatuh dalam situasi seperti sekarang,” imbuh pelatih asal Serbia itu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *