Ini Final Liga Champions yang Buruk 2

Ini Final Liga Champions yang Buruk


Mantan pelatih Manchester United dan Chelsea, Jose Mourinho, menilai bahwa laga final Liga Champions 2019 antara Liverpool dan Tottenham Hotspur merupakan pertandingan yang buruk.

Jose Mourinho yang sebelumnya pernah membawa juara FC Porto (2004) dan Inter Milan (2010) di kompetisi yang sama agak mempertanyakan pendekatan Liverpool. Ayah dua anak itu menilai dengan komposisi skuat yang dimiliki Jurgen Klopp, The Reds bermain terlalu bertahan.

Catatan statistik menunjukkan bahwa pasukan Jurgen Klopp memenangi laga final dengan penguasaan bola 35,4 persen. Catatan itu merupakan yang terendah yang ditorehkan oleh tim juara sejak Inter Milan pada 2010 yang kala itu dibesut Jose Mourinho.

Baca Juga – Klopp: Gelar Juara Liga Champions Ini Sangat Membantu Perkembangan Tim

Pelatih Portugal itu dalam analisisnya menyebutkan bahwa ketiga gelandang Liverpool beroperasi terlalu dekat dengan garis pertahanan.

“Tiga gelandang Liverpool, jika kita melihat gelombang posisi mereka, mereka bermain pada garis lurus di depan empat bek,” kata Jose Mourinho.

“Anda tidakmelihat (Jordan) Henderson, (Gini) Wijnaldum, Fabinho, (James) Milner dekat dengan tiga pemain penyerang, atau salah satunya masuk kotak penalti, tidak ada. Mereka bertahan dengan tujuh pemain, mereka sangat pragmatis, sangat solid dalam bertahan.”

“Saya pikir juga bahwa jika pertandingan ini bukan final Liga Champions, jika itu pertandingan Premier League, atau final Piala Liga, kita semua akan mengatakan pertandingan ini tidak bagus.”

“Karena ini adalah final Liga Champions, ini memiliki sisi emosional. Tetapi saya pikir kualitas permainannya tidak baik. Tottenham pasti frustrasi, karena mereka kalah dan mereka merasa bahwa mereka lebih baik dari ini. Ini momen besar ketika Anda harus berada di level terbaik Anda.”



Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *