Henderson Harus Jadi Starter di Final Liga Champions 2

Henderson Harus Jadi Starter di Final Liga Champions


Madrid – Steven Gerrard punya harapan khusus untuk Liverpool di final Liga Champions. Ia berharap kapten Jordan Henderson dimainkan sebagai starter. Kenapa?

Si Merah akan bertarung dengan Tottenham Hotspur memperebutkan trofi terbesar Eropa tersebut di Wanda Metropolitano, Minggu (2/6/2019) dinihari WIB. Usai kekalahan dari Real Madrid musim lalu, tentu Liverpool ingin membayar lunas tahun ini dengan trofi juara.

Henderson sebagai kapten tentu ingin dikenang sebagai salah satu legenda klub, layaknya Gerrard saat membawa Liverpool menjuarai kompetisi ini tahun 2005. Tapi, masalahnya adalah Henderson belum tentu jadi starter.


Pasalnya musim ini Henderson selalu dirotasi olehJuergen Klopp di lini tengah. Dari total 42 penampilannya musim ini, Hendo hanya tampil 28 kali sebagai starter. Keberadaan Fabinho, James Milner, Naby Keita, hingga Georginio Wijnaldum membuat Henderson harus berbagi menit bersama rekan-rekannya.

Terlepas dari itu, Gerrard berharap Henderson bisa dimainkan sebagai starter pada laga final nanti. Menurutnya, Hendo punya kualitas untuk itu.

“100 persen. Jordan Henderson harus menjadi starter pada laga nanti,” ujar Gerrard kepada BBC Radio 5 Live.

“Saya selalu menjadi fans Jordan Henderson. Saya percaya ini dia bukan pemain egosi. Orang tidak banyak tahu bahwa dia selalu bekerja keras untuk tim. Saya tahu dia di dalam dan luar lapangan. Dia selalu mendahulukan kepentingan orang lain, memang begitu sikapnya,” sambungnya.

“Saya rasa dia sangat pantas untuk memenangi setiap laga yang dimainkan. Belakangan malah, sejak bermain lebih ke depan, dia memegang tanggung jawab lebih besar dan menjadi salah satu pemain Liverpool paling konsisten.”

“Dia sangat mampu melepaskan umpan di daerah sepertiga lapangan akhir atau melepaskan crossing serta mampu mencetak gol dari kotak penalti, berlari ke kotak penalti untuk membuat assist.”

“Jordan akan banyak melakukan pekerjaan kotor di lapangan nanti dan menutup semua posisi serta mengatur permainan. Saya rasa dia sudah lebih dewasa serta bertanggun jawab lebih di lapangan,” demikian dia.

(mrp/mrp)


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *