Fenomena Aneh Klub Top Terseok di Persaingan Atas Shopee Liga 1 2019 2

Fenomena Aneh Klub Top Terseok di Persaingan Atas Shopee Liga 1 2019


Ada fenomena menarik di awal kompetisi: banyak klub bertumbangan saat bermain di kandang sendiri.

Selama bertahun-tahun di persaingan elite Tanah Air mencuat stigma amat sulit meraih poin di kandang lawan. Namun, stigma itu agaknya sudah tak berlaku.

Persib Bandung, salah satu klub yang dikenal amat perkasa saat bermain di kandang, musim ini paceklik kemenangan di Kota Kembang. Terakhir, Tim Maung Bandung dipecundangi Bhayangkara FC 1-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, pada pekan ke-5 kompetisi yang dihelat pada Minggu (30/6/2019).

Sebelumnya, tim asuhan Robert Alberts ditahan imbang di hadapan bobotoh dengan skor 1-1 saat menjamu Madura United dan PS Tira Persikabo.

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, menanggapi umpatan bobotoh dengan teriakan “Persib butut” usai kalah 1-2 dari Bhayangkara FC dalam pertandingan pekan keenam Shopee Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (30/6/2019).

Menurut pelatih asal Belanda itu, tim Persib justru harus lebih kuat dengan adanya teriakan-teriakan seperti itu dan fokus memperbaiki diri untuk persiapan laga selanjutnya di Liga 1 2019.

“Semua orang di dunia tentu tidak senang dengan hal itu, jika melihat tiga pertandingan, kami tidak kalah unggul dengan tim tamu, kami hanya imbang dua kali dan kalah satu kali. Jika ada yang bilang buruk soal Persib, maka kami harus lebih kuat,” lanjut mantan pelatih PSM Makassar itu.

Satu hal yang pasti, Robert Alberts dan tim pelatih terus mengevaluasi tim dan pemain karena Persib harus ada di posisi atas klasemen Liga 1 2019. Disinggung apakah kritikan itu menjadi tekanan, pelatih berusia 64 tahun ini menegaskan bahwa tekanan bukan dari luar tim saja, tapi juga di dalam tim.

“Kami sudah berdiskusi dan setiap tim di dunia tidak bisa menang dalam setiap pertandingan. Bahkan suporter tim sekelas Barcelona juga ingin tim mereka menang, tapi mereka tidak bisa melakukan itu. Barcelona juga pernah kalah di kandang. Jadi dalam sepak bola, pemain harus bisa melupakan tekanan itu dan pemain yang bagus bisa bangkit untuk menjadi lebih kuat,” tutur Robert.

Dari diskusi dengan tim pelatih Persib Bandung, Robert mengakui kegagalan meraih tiga poin di kandang sendiri karena masalah mental pemain. “Dan ke depan kami akan lebih kuat mengatasi situasi seperti ini,” ucap Robert.

Tim jago kandang lainnya, Persipura menuai hasil jauh dari memuaskan. Mereka belum sekalipun menang di markas kebanggaan mereka Stadion Mandala, Jayapura. Boaz Solossa dkk. ditahan imbang 1-1 oleh klub promosi, PSS Sleman dan Semen Padang. Tak mengherankan bila pelatih mereka, Luciano Leandro langsung dilengserkan.

Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano, mengatakan, pihak klub dan Luciano Leandro telah menyepakati akhir kerja sama.

“Kami sudah bertemu dan berbicara dan Coach Luciano juga sangat mengerti dan memahami keadaan yang kami alami, beliau paham bahwa hasil pertandingan belum memuaskan, walaupun ada perbaikan dan perkembangan,” ujar Benhur Tomi Mano.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *