Dejan Antonic Geram Madura United Banjir Kantu Kuning Kontra PSM 2

Dejan Antonic Geram Madura United Banjir Kantu Kuning Kontra PSM


BeritaBola.in, Bangkalan – Banjir kartu kuning menghiasi duel antara PSM Makassar dengan Madura United di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (30/6/2019). Sebanyak tujuh kartu kuning dikeluarkan wasit Dwi Purba pada duel leg pertama semifinal Piala Indonesia 2018.

Dua kartu kuning di antaranya diberikan kepada pemain tuan rumah, yaitu Asnawi Mangkualam Bahar dan Willem Jan Pluim. Sementara Madura United diganjar lebih banyak, yaitu untuk Rendika Rama, Jaimerson Xavier, Asep Berlian, Slamet Nurcahyo, dan Greg Nwoloko.

Pelatih Madura United, Dejan Antonic, merasa wasit Dwi Purba terlalu mudah memberikan kartu kuning dalam laga ini. Dia menilai beberapa keputusan yang melahirkan kartu kuning kurang tepat karena kedua tim tampil agresif.

“Coba lihat, ada beberapa pemain dapat kartu kuning karena kami main agresif. Biasanya memang kami bermain seperti itu. Kadang-kadang wasit harus mengerti, kalau dua tim seperti Madura United dan PSM bermain sama-sama agresif,” kata Antonic.

“Dia (wasit) harus baca pertandingan. Kadang-kadang, tidak perlu terlalu cepat kartu kuning. Mungkin berikan peringatan dulu kepada pemain. Kalau dia terus-terus seperti, oke (bisa memberi kartu kuning), tapi jangan langsung seperti itu, karena pertandingan yang ini panas,” imbuh pelatih Madura United asal Serbia itu. 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *