Dari Alaves, Leeds, dan Kini Persija 2

Dari Alaves, Leeds, dan Kini Persija


Jakarta – Julio Banuelos menjadi pelatih baru Persija Jakarta. Bagaimana rekam jejaknya di dunia kepelatihan?

Julio ditunjuk sebagai pengganti Ivan Kolev, yang disebut-sebut mengundurkan diri usai gagal bawa Persija menang di tiga laga awal Liga 1 2019. Julio dikontrak hingga akhir Desember 2019.

Pelatih 48 tahun ini memulai karier kepelatihannya di pada 25 April 2001. Dia membesut tim junior Lleida dan pindah ke Deportivo Alaves pada 2002 untuk menukangi tim reserve atau Alaves B.


Pada tanggal 5 Juni 2006, Julio ditunjuk sebagai pelatih tim utama di Segunda Division. Namun pada 6 September, dia dibebaskan dari tugasnya setelah hanya dua pertandingan liga karena alasan pribadi. Dia diangkat kembali sebagai pelatih Alaves pada 2008.
Setelah enam tahun berkutat dengan Alaves, Julio melatih Mirande pada Agustus 2008. Perjalanannya cukup berhasil setelah membawa klub promosi ke Segunda Division B pada musim pertama. Dia kemudian pergi pada 2010.

Pada 6 April 2011, Julio menukangi Burgos CF. Namun pemecatan dialaminya di bulan Oktober setelah membawa klub kembali ke level ketiga kompetisi Spanyol.

Pemecatan itu tak membuat Julio kehilangan peminat. Pada 15 Januari 2013, dia bergabung dengan UE Olot, namun dibebaskan dari tugasnya pada 10 Juni.

Julio kemudian mencari peruntungan di negeri orang. Pada 23 Mei 2014, dia diangkat sebagai asisten Thomas Christiansen di AEK Larnaca FC.

Dia berhasil membantu kerja Christiansen untuk membawa klub finis kedua di musim 2014/15 dan 2015/16. Dua tahun kemudian, dia ikut Christiansen ke kompetisi Divisi Pertama Siprus bersama APOEL FC,

APOEL berhasil menjadi juara Divisi Pertama Liga Siprus di musim pertamanya, serta menjadi finalis Piala Siprus. APOEL juga pada musim tersebut mencapai 16 Besar Liga Europa 2016/2017.

Pada 27 Mei 2017, Julio kembali ikut Christiansen, yang kali ini hengkang ke Inggris untuk membesut Leeds United. Perjalanan bersama Leeds tak oke.

Christiansen dipecat pada 4 Februari 2018, setelah tim berkutat di posisi kesepuluh. Julio tak lama ikut angkat kaki.

Setelah gagal di Inggris, Julio dibawa oleh Luis Milla ke Timnas Indonesia U-23 untuk Asian Games 2018. Dia datang sebagai pengganti Eduardo Perez yang hijrah ke Liga Qatar sebagai asisten pelatih di Al Sadd.

Usai Asian Games 2018, kontrak Milla tak diperpanjang oleh PSSI. Nama Julio pun menghilang dari sepakbola Indonesia.

Pada 7 Juni 2019, Julio menjadi pelatih Persija. Dia kembali ke Indonesia bersama Eduardo yang akan menjadi asistennya.

Kehadiran Julio sekaligus mematahkan rumor keinginan Persija merekrut Vincenzo Annese. Pelatih asal Italia itu sebelumnya pernah menukangi PSIS Semarang di Liga 1 2018 dan dipecat pada Agustus 2018.

(ran/yna)


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *