Cerita Mengenaskan Pemain Real Madrid Tidur di Lantai Selama Tur Pramusim 2

Cerita Mengenaskan Pemain Real Madrid Tidur di Lantai Selama Tur Pramusim


Semua bermula ketika Toshack kembali membawa para pemain ke Galicia untuk menjalani latihan pramusim. Padahal dalam dua musim sebelumnya, pelatih Leo Beenhakker tidak lagi memboyong para pemain Los Blancos ke daerah di barat laut Spanyol tersebut. 

Tujuan Toshack tentu saja baik. Pria yang kini sudah berusia 70 tahun itu ingin mematangkan strategi dan taktik yang bakal mereka gunakan pada musim berikutnya. Sayang, fasilitas yang didapatkan para pemainnya selama di Galicia jauh dari harapan. 

Seperti dilansir Marca, para pemain komplain tentang ukurang kamar yang kecil dan tempat tidur yang terlalu empuk untuk mereka gunakan. Bukan saja tidak nyaman, kasur tersebut membuat punggung para pemain sakit, sehingga memutuskan pindah ke lantai.

Mantan pemain Real Madrid, Adolfo Aldana sempat merasakan penderitaan ini. “Saya sakit punggung selama beberapa hari dan memutuskan menaruh kasur di lantai dan rasa sakit itu hilang; Saya tahu beberapa pemain melakukan hal yang sama,” kata Adolfo Aldana. 

Masalah lain adalah seputar komunikasi. Menurut Aldana, hotel tempat mereka menginap hanya punya satu unit telepon. Selain itu, suasana juga menjadi berisik karena tidak jauh dari lokasi ada perkemahan remaja dan kehadiran tim menjadi daya tarik bagi warga lokal.

Toshack dan staf juga salah memprediksi cuaca yang ternyata terik selama pramusim. Padahal mereka sebelumnya berharap cuaca yang lebih sejuk. Beruntung, skuat Real Madrid berhasil melalui rintangan tersebut. Satu-satunya korban yang mendapat pertolongan dari tim medis hanyalah anggota perkemaham muda-mudi yang mengalami bahu terkilir.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *