Asisten Pelatih Arema Sanggah Alasan Batal Uji Coba karena Takut Cedera 2

Asisten Pelatih Arema Sanggah Alasan Batal Uji Coba karena Takut Cedera


BeritaBola.in, Malang – Arema sudah membatalkan agenda uji coba melawan klub Liga 2, Persis Solo. Program penggantinya adalah internal game pada Senin (24/6/2019) di Stadion Gajayana, Kota Malang.

General Manager Arema, Ruddy Widodo, sempat menyampaikan alasan uji coba itu dibatalkan lantaran dikhawatirkan ada pemain yang mengalami cedera Mengingat pertandingan melawan Tira Persikabo sudah dekat, yakni pada Sabtu (29/6/2019), di Malang.

Tetapi, saat dikonfirmasi, asisten pelatih Arema, Kuncoro, menjelaskan alasan tersebut kurang tepat. Tim pelatih mengganti uji coba tersebut dengan internal game justru untuk mendapatkan bobot pertandingan yang selevel.

“Kalau melawan Persis kan levelnya masih belum seimbang. Kebetulan lawan yang dihadapi dalam lanjutan kompetisi nanti berat. Jadi, kami pilih internal game yang serius. Ada wasit juga nanti seperti uji coba resmi,” jelasnya.

Kalau persoalan cedera, hal itu tidak bisa dihindari. Dalam latihan pun bisa saja pemain mengalami cedera. Seperti kemarin pada Jumat sore (21/6/2019), Ricky Ohorella mengalami cedera setelah berbenturan dengan Nasir. Sebelumnya, Ahmad Nur Hardianto dan Pavel Smolyachenko juga sempat menepi.

Namun, kedua pemain itu sudah kembali berlatih normal. Kini tinggal Ricky yang mengalami bengkak di tulang kering karena benturan.

“Kalau harapannya tentu semua bisa fit saat pertandingan melawan Tira Persikabo,” jelas Kuncoro.

Sebelum melakoni agenda game internal dan pertandingan melawan Tira Persikabo, Hamka Hamzah dkk. melakoni latihan fisik di Kebun Raya Purwodadi, Sabtu pagi (22/6/2019). Itu jadi latihan berat terakhir yang diterima pemain Arema. Setelah itu, fokus latihan diarahkan ke taktik dan strategi.

“Dalam latihan di lapangan, kami juga lakukan perbaikan. Seperti pressing dan yang lainnya,” lanjutnya.

Arema sepertinya bakal bermain dengan tekanan ketat untuk laga lanjutan Liga 1 karena itu satu di antara kunci ketika mereka juara Piala Presiden 2019. Tetapi, butuh stamina yang prima untuk melakukan pressing sepanjang pertandingan sehingga lawan tidak leluasa memberikan tekanan. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *