3 Penyebab PSM Makassar Gagal ke Final Piala AFC 2019 2

3 Penyebab PSM Makassar Gagal ke Final Piala AFC 2019


Jakarta PSM Makassar gagal melaju ke final  Zona ASEAN Piala AFC 2019. Tim Juku Eja tak lolos karena kalah aturan gol tandang, meski pertandingan melawan Becamex Binh Duong berakhir dengan agregat 2-2, Rabu kemarin.

PSM Makassar mengawali laga dengan ketertinggalan satu gol dari Becamex Binh Duong. Hal itu terjadi setelah mereka takluk 0-1 pada leg pertama yang berlangsung di Vietnam (19/6/2019).

Giliran menjamu Becamex di Stadion Pakansari, Cibinong, PSM Makassar harus menerima kenyataan kebobolan lebih dulu pada menit ke-45+3′ melalui gol Wander Luiz. Gol itu, PSM secara matematis membutuhkan tiga gol karena sudah tertinggal dua gol secara agregat.

PSM berhasil bangkit dan mencetak dua gol ke gawang Becamex. Gol Juku Eja dicetak Ho Tan Tai (75’/bunuh diri) dan Aaron Evans (78′). Namun, setelah itu tak ada gol lagi dalam laga tersebut.

Meski meraih kemenangan 2-1 atas Becamex Binh Duong, PSM harus menerima kenyataan tersingkir dari Piala AFC. Becamex berhak melaju ke final zona ASEAN karena unggul aturan gol tandang.

Statistik yang dirilis AFC mengungkap Becamex memang layak ke final karena tampil dominan sepanjang pertandingan. Pasukan asuhan Nguyen Thanh Son itu memiliki 50,6 persen penguasaan bola dan mampu melepaskan 17 peluang, yang lima di antaranya akurat.

Lantas, faktor apa yang membuat PSM gagal melaju ke partai final? Berikut ini tiga faktor penyebab yang membuat PSM Makassar tersingkir dari Piala AFC 2019 versi BeritaBola.in:

Berita video highlights semifinal leg II zona ASEAN Piala AFC 2019 antara PSM Makassar melawan Becamex Binh Duong di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (26/6/2019).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *