10 Hal Baru di Liga Inggris Musim 2019 / 2020 2

10 Hal Baru di Liga Inggris Musim 2019 / 2020


BeritaBola.in, Jakarta – Kompetisi Liga Inggris atau Premier League musim ini bergulir pada 10 Agustus 2019 dan ditutup pada 17 Mei 2020. Sebanyak 20 tim akan saling bersaing dengan tiga tim promosi, yakni Norwich City, Sheffield United, Aston Villa. Sementara laga pembuka kompetisi mempertemukan Liverpool melawan Norwich City.

Federasi sepak bola Inggris melakukan sejumlah pembaruan di musim 2019/2020. Berikut ini 10 hal baru yang akan ditemui di Liga Inggris

1. Libur di tengah musim

Federasi sepak bola Inggris, operator Liga Premier dan EFL Championship (kasta kedua) sepakat memberikan libur bagi pemain di tengah musim. Setiap klub mendapat jatah istirahat selama dua pekan pada Februari 2020. Langkah ini akan memberi keuntungan bagi tim yang bermain di Liga Champions dan Liga Eropa.

2. Tambahan rekor pertemuan (head to head)

Liga Inggris akan menambah aturan head to head untuk menentukan tim juara atau yang lolos dari zona degradasi. Sebelumnya, operator hanya menerapkan aturan selisih gol, jumlah gol, dan playoff bila ada lebih dari satu tim yang mengumpulkan poin sama di akhir musim. Dengan demikian, penentuan klasemen Liga Inggris musim ini ialah selisih gol, jumlah gol, head-to-head (agregat gol tandang), dan playoff.

3. Aturan penalti

Dalam aturan baru kiper harus menempatkan satu kakinya di garis gawang. Begitu juga ketika melompat harus sejalan dengan garis gawang. Penjaga gawang tidak diizinkan berdiri di belakang garis. Selain itu, pemain yang mengalami cedera saat ingin mengeksekusi penalti mendapat kesempatan untuk perawatan.

4. Kartu kuning dan merah untuk manajer

Tim pelatih harus hati-hati dalam bersikap. Sebab mereka bisa mendapatkan hukuman dari wasit, kartu kuning atau merah, bila dianggap melanggar. Bila hukuman dari wasit tidak dapat diidentifikasi kepada pelaku tertentu maka pelatih senior yang akan menerimanya.

5. Bisa memilih kick off

Kapten tim mempunyai pilihan tambahan saat memenangkan lemparan koin sebelum laga dimulai. Musim ini pemain tidak hanya bisa memilih sisi lapangan tapi juga pilihan mengambil kick off.

6. Drop Ball

Drop ball merupakan istilah saat wasit menaruh bola setelah menghentikan permainan. Dalam aturan baru bola yang ditaruh wasit akan diberikan ke pemain yang terakhir menyentuh bola. Semua pemain, kecuali yang akan mendapat bola, harus berdiri setidaknya sejauh empat meter dari bola yang akan dijatuhkan oleh wasit. Jika permainan dihentikan di area kotak penalti, bola akan dijatuhkan ke kiper.

7. Pergantian pemain

Musim ini pemain yang akan digantikan harus keluar dari garis terdekat di lapangan. Kebijakan ini untuk mengurangi potensi mengulur-ulur waktu saat terjadi pergantian pemain. Namun wasit bisa meminta pemain pergi di garis tengah atau titik berbeda jika dianggap mengganggu keselamatan, keamanan, atau cedera.

8. Tendangan bebas

Pemain lawan tidak boleh mengganggu atau memasuki pagar betis yang dibangun oleh tim lainnya. Selain itu, pemain lawan juga harus menjaga jarak sejauh satu meter dari pagar betis. Hal ini akan memudahkan kiper. Bila melanggar, wasit akan memberikan tendangan bebas tidak langsung.

9. Sentuhan tangan (handball)

Wasit akan menganulir gol yang tercipta lewat sentuhan tangan (handball). Dalam kondisi apapun, sengaja atau tidak sengaja, gol tersebut dianggap tidak sah. Di sisi lain, handball tidak berlaku bila bola telah memantul atau mengenai tubuh siapa pun sebelum mengenai tangan.

10. Menggunakan teknologi VAR

Liga Inggris akhirnya akan menggunakan teknologi video assistant referee (VAR). Sebanyak 380 pertandingan akan memakai VAR yang diawasi dari VAR Hub di Stockley Park, London Barat. Ada empat situasi dimana wasit bisa meminta VAR, yakni saat terjadi gol, mengambil keputusan penalti, pemberian kartu merah, kesalahan menilai (identifikasi) pemain.

PREMIER LEAGUE



Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *